Samsung memang masih fokus menyiapkan Galaxy S26 series. Namun demikian, bocoran tentang ponsel layar lipat terbarunya mulai mencuri perhatian. Lewat berbagai laporan terbaru, termasuk dari Korea Selatan, Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Z Flip8 disebut akan hadir dengan bodi lebih ringan serta peningkatan baterai. Menariknya, rumor ini langsung ramai dibahas di komunitas teknologi, termasuk oleh pengamat samsungmsl yang menyoroti arah inovasi Samsung ke depan.
Pertama-tama, laporan tersebut mengklaim Galaxy Z Fold8 akan mengalami penurunan bobot cukup signifikan. Samsung disebut menargetkan bobot sekitar 200 gram. Jika klaim ini benar, maka Fold8 akan 15 gram lebih ringan dibanding Galaxy Z Fold7 yang memiliki bobot 215 gram.
Sementara itu, Galaxy Z Flip8 dikabarkan lebih ekstrem lagi. Ponsel ini disebut hanya berbobot 150 gram, atau turun sekitar 38 gram dari Galaxy Z Flip7 yang mencapai 188 gram. Oleh karena itu, klaim ini langsung memicu perdebatan di kalangan penggemar dan analis teknologi.
Namun, tidak semua pihak langsung percaya. Tipster ternama Ice Universe secara terbuka meragukan bocoran bobot Galaxy Z Flip8. Menurutnya, penurunan bobot hingga 38 gram terasa tidak realistis untuk sebuah smartphone lipat.
Lebih lanjut, Ice Universe menyebut ada laporan lain yang menyatakan bobot Galaxy Z Flip8 berada di kisaran 180 gram. Angka tersebut dinilai jauh lebih masuk akal. Meski demikian, ia menegaskan bahwa semua informasi ini masih terlalu dini untuk dijadikan pegangan pasti.
Selain soal bobot, laporan yang sama juga menyinggung peningkatan baterai. Samsung dikabarkan akan membekali Galaxy Z Fold8 dengan baterai berkapasitas 5.000 mAh. Jika terealisasi, kapasitas ini naik sekitar 600 mAh dibanding Galaxy Z Fold7 dan setara dengan Galaxy S25 Ultra.
Walaupun begitu, Fold8 masih tertinggal dari beberapa kompetitor. Sebagai perbandingan, Vivo X Fold5 sudah menggunakan baterai silikon-karbon dengan kapasitas hingga 6.000 mAh.
Terakhir, bocoran sebelumnya juga menyebut Samsung berencana mempertahankan harga. Galaxy Z Fold8 diprediksi tetap dibanderol mulai USD 1.999, sedangkan Galaxy Z Flip8 dipatok mulai USD 1.099. Dengan strategi ini, Samsung tampaknya ingin menawarkan peningkatan spesifikasi tanpa membebani konsumen dari sisi harga.
Jika rumor-rumor tersebut terbukti benar, Galaxy Z Fold8 dan Z Flip8 berpotensi menjadi generasi lipat paling menarik dari Samsung sejauh ini. Baca berita lain di sini.
Vivo kembali meramaikan pasar smartphone dengan merilis Vivo V70 dan V70 Elite di India. Kehadiran…
Infinix resmi menghadirkan Infinix Note 60 Series di Indonesia dengan membawa sejumlah peningkatan signifikan. Dalam…
Huawei Mate X7, yang pertama kali diperkenalkan di China pada November 2025, dikabarkan akan segera…
Di tengah berbagai bocoran yang beredar, samsungmsl ikut menyoroti peningkatan signifikan pada sektor pengisian daya…
Apple kembali meningkatkan kapasitas baterai untuk iPhone terbarunya. Bocoran terbaru menyebut iPhone 18 Pro Max…
iQOO kembali mengguncang pasar smartphone flagship dengan peluncuran iQOO 15 Ultra. Menurut laporan samsungmsl, ponsel…